Arti Kata "merat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "merat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

merat

me·rat /mérat/ Jk v menghilang; melarikan diri

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "merat"

📝 Contoh Penggunaan kata "merat" dalam Kalimat

1.Dia merat dari tempat tidurnya tanpa memberitahu siapa pun.
2.Pemimpin oposisi merat ke luar negeri setelah kekalahan parlemen.
3.Pada malam itu, dia merat dari pintu rumahnya karena takut.
4.Setelah penipuan terungkap, dia merat meninggalkan negara dan tidak pernah kembali.
5.Pengusaha itu merat dari proyek pembangunan jalan raya karena kehabisan biaya.

📚 Artikel terkait kata "merat"

Mengenal Kata 'merat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "merat" - Menghilang dari Kesadaran

Sejarah dan Makna Umum

Kata "merat" adalah kata benda yang memiliki makna menghilang atau melarikan diri. Dalam bahasa Indonesia, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan situasi di mana seseorang atau sesuatu menghilang dari kesadaran atau penglihatan. Dalam konteks sejarah, kata "merat" mungkin digunakan untuk menggambarkan kejadian-kejadian besar yang menghilang dari catatan sejarah atau menghilang dari ingatan masyarakat.

Contoh Penggunaan Kata "merat" dalam Kalimat

Kata "merat" dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam kalimat berikut ini: - Ia merat dari ruangan tanpa meninggalkan jejak apa pun. - Mobil itu merat dari jalan setelah terjadi kecelakaan. - Saya merat dari kesadaran ketika mendengar berita itu.

Relevansi Kata "merat" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "merat" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam situasi di mana kita harus menghadapi kesulitan atau kehilangan sesuatu. Dalam budaya Indonesia modern, kata "merat" sering digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti menghilangnya nilai-nilai tradisional atau menghilangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya lingkungan hidup.